Darah beredar dalam tubuh kita membutuhkan alat, bukan? Jantung dan pembuluh darah merupakan alatnya. Tahukah kamu, bahwa jantung kita memompa darah sebanyak 13.640 liter setiap hari? Banyak sekali, bukan? Lalu bagaimana dengan jantung hewan? Apakah sama dengan jantung manusia? kamu akan mempelajarinya dalan bahasan ini
Sistem peredaran darah pada manusia terdiri atas darah dan alat peredaran darah. Darah terdiri dari bagian yang cair dan bagian yang padat. Alat peredaran darah terdiri dari jantung dan pembuluh-pembuluh darah, yakni arteri, vena, dan kapiler.
1. Darah
Darah kita tersusun dari beberapa komponen, yaitu:
a. 55% merupakan bagian yang cair, disebut plasma darah.
b. 45% bagian yang padat atau butiran darah.
Fungsi darah:
a. sebagai alat pengangkut sari makanan dan O2 keseluruh tubuh dan sisa-sisa metabolisme ke alat eksresi.
b. menjaga agar temperatur tubuh tetap.
c. mengedarkan air.
d. mengedarkan getah bening.
e. menghindarkan tubuh dari infeksi (membentuk antibodi berupa sel darah putih dan sel darah pembeku)
f. mengatur keseimbangan asam dan basa.
Komponen darah:
a. sel darah putih (leukosit)
Berbentuk ameboid, berinti, bulat/cekung, jumlah pada orang normal kira-kira 6000-9000sel/cc, dibuat dalam sumsum tulang merah, limfe dan jaringan retikuloendotheliun. Fungsi utama dari sel tersebut adalah untuk fagosit (pemakan)bibit penyakit/benda asing yang masuk dalam tubuh. Fungsi fagosit sel darah tersebut terkadang harus mencapai benda asing/kuman jauh di luar pembuluh darah. Kemampuan leukosit untuk menembus dinding pembuluh darah untuk mencapai daerah tertentu disebut Diapedesis.
Macam-macam sel darah putih:
1. Agranulosit:
- Monosit: inti bulat, besar, bersifat fagosit dan bergerak cepat
- Limfosit: berinti satu, tidak dapat bergerak, berfungsi untuk imunitas

- Neutrofil: inti berbentuk batang, bengkok, bercabang- cabang, bersifat fagosit
- Basofil: bintik kebiru-biruan, bersifat fagosit
- Sel darah pembeku: trombosit.
b. Sel darah merah (eritrosit)
Berbentuk bikonkaf, tidak berinti, dan warna merah disebabkan oleh hemoglobin fungsinya untuk mengikat oksigen dari paru-paru dan mengedarkannya ke seluruh jaringan tubuh. sel darah merah dibentuk oleh sumsum merah tulang pipih.
c. Plasma darah
Plasma darah terdiri dari air, protein, mineral dan sejumlah bahan organik. Protein yang larut dalam plasma darah disebut protein darah. protein darah yang penting antara lain hormon, fibrinogen, albumin. dan globulin.
d. Keping darah (trombosit)
Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah. Bentuknya tidak teratur, tidak berinti dan ukurannya sangat kecil. Di dalam trombosit terdapat enzim yang disebut trombokinase. Apabila darah keluar karena terluka, trombosit akan pecah dan mengeluarkan trombokinase. Kemudian trombokinase mengubah protombin menjadi trombin. Trombin mengubah fibrinogen menjadi benang-benang fibrin. Benang-bengang fibrin tersebutlah yang menutup luka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar